saham gorengan

Bagi orang yang awam dunia saham dan investasi tentu akan asing saat mendengar beberapa istilah dalam bidang tersebut. Salah satunya istilah saham gorengan yang merupakan istilah untuk saham yang harganya hasil rekayasa oleh oknum tertentu guna mendapatkan keuntungan.

Bahkan saham satu ini tengah menjadi sorotan sejumlah pihak hingga sekarang termasuk menjadi sorotan Presiden Joko Widodo. Dengan begitu, Anda dan para investor atau trader lainnya tetap harus waspada dan mengenal ciri serta cara menghindari saham jenis ini.

Tentang Saham Gorengan

Saham merupakan salah satu instrumen yang biasanya orang pilih untuk investasi jangka panjang yang menguntungkan. Salah satu jenis dari saham adalah jenis gorengan, apa itu saham gorengan? Tentunya Anda langsung penasaran ketikan mendengar nama tersebut.

Perlu Anda ketahui, saham jenis gorengan ini merupakan saham yang pengelolaannya oleh banyak orang guna menjaga harga. Dan orang-orang yang merekayasa harga saham tersebut lebih populer dengan sebutan bandar.

Biasanya orang-orang yang mengelola saham gorengan akan menghasilkan keuntungan besar dari berbagai sumber. Cara bandar merekayasa harga saham satu ini dengan membeli saham perusahaan dalam jumlah besar secara sengaja untuk menaikkan harga saham.

Ciri-Ciri Saham

Bagi investor pemula harus berhati-hati dengan adanya saham bernama gorengan ini akan tidak terjebak serta mengalami kerugian besar. Adapun caranya dengan proses pemebelian saham yang benar dengan mengenali ciri-ciri dari saham yang memiliki julukan gorengan ini sebagai berikut:

1. Emiten Baru sebagai Pengendali

Jika tertarik berinvestasi saham biasanya orang-orang merasa takut dan ragu terlebih saat merebak penipuan investasi bodong saat ini. Oleh karena itu, Anda perlu mengenali ciri-ciri saham gorengan agar tidak salah memiliki jenis saham nantinya.

Biasanya emiten baru yang berperan dalam mengendalikan harga saham sehingga patut Anda curigai sebelum terlanjur. Tidak jarang emiten baru juga berada di bawah pengawasan OJK dan menawarkan harga saham yang masih murah.

2. Kapitalisasi Pasar Kecil

Terdapat sejumlah bandar yang biasanya memainkan harga saham gorengan ini sehingga kapitalisasi pasar tergolong kecil. Bahkan kapitalisasi saham satu ini juga berada di luar lapisan saham bluechip sehingga semakin memicu rasa penasaran.

Tidak jarang orang-orang penasaran tentang posisi saham satu ini di luar lapisan saham bluechip lantaran bandar kesulitan mengendalikan saham bluechip. Pasalnya, para bandar memerlukan modal besar agar bisa mengendalikan harga saham bluechip ini.

3. Perusahaan Merugi meskipun Harga Saham Tinggi

Apa saja ciri saham jenis gorengan? Ada banyak ciri dari saham yang berjenis gorengan ini sehingga patut Anda ketahui terlebih dahulu. Hal ini bisa menjadi antisipasi ketika Anda tertarik untuk terjun ke dunia saham sehingga tidak perlu bingung lagi.

Sebenarnya cara membedakan saham jenis gorengan dengan lainnya tergolong mudah jika paham dunia saham. Saham jenis gorengan ini biasanya memiliki harga yang tergolong tinggi meskipun perusahaan sedang merugi.

4. Volume Transaksi Tidak Wajar

Banyak hal mencurigakan ketika Anda menemukan jenis saham gorengan ini meskipun sekilas hampir sama dengan jenis lainnya. Bahkan tidak jarang saham jenis satu ini juga berada di bawah pengawasan OJK sehingga sering membuat investor terkecoh.

Namun, tenang saja ada sejumlah ciri-ciri yang bisa Anda kenali agar tidak mudah terjebak dalam saham ini. Anda bisa melihat dari volume transaksi harian, saham satu ini memiliki volume transaksi yang tidak wajar.

5. Masuk Daftar UMA

Selain itu, saham jenis gorengan ini juga masuk dalam daftar UMA (Unusual Market Activity) yang mendapat pengawasan ketat oleh BEI. Pasalnya, BEI selalu mengawasi setiap saham yang berada dalam daftar sehingga langsung tahu ketika ada yang tidak wajar.

Harga saham jenis ini tergolong tidak wajar karena bisa naik atau turun secara drastis dalam waktu singkat. Jika melihat ketidakwajaran, otomatis BEI langsung memberi pengawasan dan melihatnya melalui UMA.

6. Standar Deviasi Tidak Beraturan

Saham gorengan juga memiliki standar deviasi yang tidak beraturan berbeda dengan saham konvensional lainnya.  Banyak hal yang perlu Anda perhatikan dalam memiliki saham agar tidak mudah terjebak hingga berisiko mengalami kegagalan.

Perhitungan standar deviasi biasanya setiap tahunnya guna sebagai pedoman untuk tahun yang berikutnya. Jika volatilitas mengalami kenaikan, maka harga saham kemungkinan akan mengalami kenaikan juga dan sebaliknya.

Tips Menghindari Investasi Saham Goreng

Lantas, bagaimana cara menghindari investasi saham gorengan? Pastinya orang-orang sudah tidak sabar mengetahui cara tersebut. Terlebih bagi pemula yang hendak terjun ke dunia saham, untuk itu bisa mengikuti cara bermain saham  dengan tips yang tepat.

· Pantau Harga Pasar Saham

Terkadang orang-orang menganggap bahwa menjalankan investasi saham tergolong mudah dan bisa menggunakan smartphone saja. Namun, hal tersebut tidak sepenuhnya salah karena semua orang bisa menjalankan bisnis ini dimana saja dan kapan saja.

Akan tetapi, menjalankan bisnis investasi saham juga berisiko mengalami kerugian besar hingga kebangkrutan. Anda perlu memantai harga saham di pasar modal secara berkala agar tidak tergiur dengan saham gorengan hasil rekayasa bandar.

· Beli Saham Secukupnya

Banyak investor atau trader profesional yang menganjurkan para pemula menyediakan modal tersendiri dan berhati-hati saat berinvestasi. Tidak jarang orang-orang tergiur harga murah dan keuntungan melimpah sehingga sembarangan dalam membeli saham.

Cara menghindari jebakan bandar saham yang perlu Anda perhatikan adalah dalam membeli saham usahakan secukupnya. Sebaiknya beli saham sedikit demi sedikit atau hindari menggunakan modal sepenuhnya karena lebih berisiko.

· Perhatikan UMA

Setiap investor atau trader memiliki BEI sebagai panduan dalam berinvestasi sehingga tidak perlu takut tertipu. BEI selalu melakukan pengawasan terhadap perusahaan dan berbagai jenis  saham yang terdaftar agar sesuai kriteria.

Jika terdapat saham yang tidak wajar kenaikan atau penurunan harganya seperti saham ini, maka langsung masuk daftar UMA. Dengan begitu, para investor atau trader bisa memeriksa daftar UMA ketika tertarik berinvestasi saham.

· Gunakan Saham Versi Berbeda

Tidak hanya membeli saham secukupnya, usahakan membeli saham dalam bentuk atau versi lain agar lebih aman. Sering kali orang-orang yang tergiur keuntungan investasi langsung menanamkan modal dalam satu produk sekaligus.

Tentu hal tersebut salah dan Anda bisa rentan terjebak bandar saham jenis ini sehingga mengalami kerugian. Susah banyak perusahaan yang masuk ke daftar saham gorengan sehingga patut Anda waspadai.

· Beranikan Cut-loss

Berani terjun juga harus berani berhenti, tentunya tidak ada yang mau mengalami kerugian bahkan sekecil apapun. Tidak hanya berani menanamkan modal saja, tindakan cut-loss juga perlu Anda lakukan untuk menghindari jebakan bandar yang merugikan.

Sekian penjelasan dari articlevoid terkait pengertian dan ciri-ciri dari saham gorengan yang tengah merebak di tengah masyarakat. Dengan mengetahui cara menghindarinya tentu berinvestasi akan lebih aman dan tenang tanpa perlu khawatir terjebak hingga mengalami kerugian besar.

Bagikan: