pekerjaan kecerdasan buatan tingkat pemula

Ini Daftar Pekerjaan Kecerdasan Buatan Tingkat Pemula!

Pekerjaan kecerdasan buatan tingkat pemula, kecerdasan buatan (AI) merupakan trend teknologi yang mewarnai era industri 4.0. Era ini merupakan puncak dari revolusi industri yang membawa perubahan besar terhadap dunia. Salah satu yang jadi sorotan adalah terciptanya gelombang pemecatan tenaga kerja karena tergantikan oleh AI.

Menurut pakar, beberapa pekerjaan kecerdasan buatan tingkat pemula berikut ini benar-benar menggantikan peran manusia di masa depan.

Kemunculan AI ibarat pisau bermata dua. Pada satu sisi, AI membawa banyak sekali kemudahan dalam hidup manusia. Contohnya saja, otomasi pada dunia industri yang membuat pekerjaan lebih efisien, dan mengurangi tingkat resiko akibat human error.

Sayangnya, dampak negatif artificial intelligence sangat mampu membuat manusia kehilangan pekerjaan. Saat ini, industri-industri besar telah mengandalkan mesin otomatis dalam kegiatan produksinya. Akibatnya tenaga kerja di seluruh dunia terancam kehilangan pekerjaan akibat teknologi cerdas ini.

Lantas bagaimana solusi atas permasalahan tersebut? Tak banyak yang bisa kita lakukan untuk menghentikan laju perkembangan teknologi. Salah satu trik supaya dapat bertahan adalah terus belajar dan meningkatkan kemampuan pada diri masing-masing.

Kabar baiknya, meskipun AI mampu meniru cara berpikir manusia dan dapat menyelesaikan pekerjaan dengan sempurna, nyatanya AI tidak selamanya dapat menggantikan peran manusia. Ada beberapa pekerjaan yang tidak mungkin tergantikan, contohnya adalah pakar yang betul-betul ahli dalam suatu bidang.

Lantas bagaimana dengan profesi yang lain? Ada sejumlah pekerjaan yang berpotensi besar tergantikan oleh AI di masa depan. mungkinkah profesi Anda saat ini menjadi salah satu yang terancam? Mari temukan jawabannya melalui informasi berikut ini.

Pekerjaan Kecerdasan Buatan Tingkat Pemula yang Mengganti Peran Manusia di Masa Depan

Kecerdasan buatan (AI) telah menjadi wajah baru bagi dunia. Industri-industri besar telah mengandalkan sistem cerdas ini untuk membantu pekerjaan supaya lebih efisien. Namun sayangnya, dampak buruk AI juga tidak terelakkan.

Salah satunya adalah pemecatan tenaga kerja akibat perannya yang tergantikan oleh robot AI. Menurut Fortune seorang pakar industri ternama, 40% pekerjaan akan tergantikan oleh robot AI di masa depan.

Mungkinkah 1 dari 40% tersebut adalah profesi yang Anda jalani saat ini? Untuk memastikannya, mari simak informasi terkait pekerjaan kecerdasan buatan tingkat pemula yang akan menggantikan peran manusia di masa depan.

1. Sekretaris

Sekretaris adalah pekerjaan yang sangat mungkin tergantikan oleh robot AI. Salah satu contoh AI yang bertindak sebagai sekretaris adalah Siri dan Google Assistant. Keduanya sudah sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari bukan?

Mari ambil contoh Google Assistant, AI satu ini dapat membantu pekerjaan manusia. Contoh yang paling sederhana ketika ingin browsing informasi tertentu. Kita bisa meminta bantuan Google Assistant untuk melakukan hal tersebut.

Robot sekretaris di masa depan tentu memiliki kemampuan lebih canggih daripada Google Assistant. Ia mampu membantu menjadwalkan waktu rapat, atau agenda pertemuan lainnya. Kalau sudah begini, pekerjaan sekretaris tentu tergantikan oleh AI sepenuhnya.

2. Akuntan

Selain sekretaris, akuntan juga terancam tergantikan oleh pekerjaan kecerdasan buatan tingkat pemula. Salah satu AI yang melakukan pekerjaan akuntan adalah Smaacc. Smaacc digunakan untuk digitalisasi proses-proses akuntansi.

Untuk menggunakannya, Anda hanya perlu menyerahkan dokumen yang dibutuhkan. Secara otomatis, Smaacc akan melakukan transformasi dokumen tersebut menjadi format yang kompatibel dengan bahasa mesin, dan melakukan perhitungan sesuai kebutuhan manusia.

3. Customer Service

Pekerjaan lainnya yang terancam oleh keberadaan AI adalah customer service. Dapat kita ambil contoh pada Bank BCA dan DBS. Keduanya merupakan Bank di Indonesia yang sudah mengandalkan AI dalam aktivitas perbankan.

Mereka menggunakan chatbot yang bekerja secara realtime selama 24 jam. Chatbot tersebut bertugas menjawab keluhan dari nasabah sekaligus menyampaikan informasi dengan detail.

Salah satu perbedaan antara manusia dan AI adalah batas waktu bekerja. Manusia memiliki waktu yang terbatas, mengikuti jam kerja saja. Lain halnya dengan AI yang mampu bekerja selama 24 jam tanpa henti.

4. Supir

Tak cuma customer service, supir juga menjadi profesi yang terancam akibat AI. Saat ini, negara-negara maju seperti Amerika, China, Eropa juga Jepang telah memperkenalkan mobil semi automatic yang mampu menyetir sendiri.

5. Dokter

Siapa sangka, peran dokter di masa depan juga terancam tergantikan oleh AI, lho! Menurut Vinod Kosla investor legendaris di Sicillian Valey, robot AI akan menggantikan peran dokter pada tahun 2035 mendatang.

Prediksi ini dilandasi oleh adopsi machine learning dan ketersediaan data berjumlah besar. AI melakukan pembelajaran berdasarkan data. Dengan data-data tersebut, bukan tidak mungkin bagi AI untuk melakukan diagnosa kepada pasien, dan akhirnya menggantikan peran seorang dokter yang dikembangan dengan artificial intelligence lab.

6. Resepsionis dan Pramusaji

Pekerjaan kecerdasan buatan tingkat pemula lainnya yang telah menggantikan peran manusia adalah resepsionis dan pramusaji. Kalau berkunjung ke negara-negara maju, Anda bisa melihat jumlah staff hotel dan bandara yang sedikit.

Kenapa? Jawabannya adalah AI. Banyak hotel yang sudah mengadopsi AI dan membuat tamunya bisa check in sendiri tanpa bantuan resepsionis. Begitu pula dengan bandara dan resto ternama.

7. Pekerja Pabrik

Terjadinya gelombang pemecatan tenaga kerja pabrik akibat AI telah menjadi sorotan dunia. Fenomena ini tak cuma terjadi di beberapa negara saja, melainkan merata hampir di seluruh dunia.

China adalah contoh negara yang melakukan pemecatan dalam jumlah besar. Beberapa waktu lalu, ada sebuah perusahaan teknologi yang mengandalkan AI dalam proses produksi. Akibatnya, 600 pekerja kehilangan pekerjaan, dan 20% kecacatan produk berkurang.

Artinya adalah AI menunjukkan kemampuannya untuk bekerja lebih baik daripada manusia. Dibuktikan dengan menurunnya kecatatan produk mencapai 20%.

Pekerjaan Ini Tidak Dapat Tergantikan Oleh Kecerdasan Buatan

Itulah tadi pekerjaan kecerdasan buatan tingkat pemula yang akan tergantikan oleh AI di masa depan. Sudah disinggung sebelumnya, AI memang mampu meniru cara berpikir manusia sehingga mampu bekerja dengan sempurna.

Namun, AI tidak selamanya mampu menggantikan peran manusia. Ada sejumlah pekerjaan yang tidak mungkin terganti oleh AI. Apa saja pekerjaan tersebut? Pertama, pekerjaan yang berkaitan dengan machine learning dan otomasi seperti data analisis atau ilmuwan data, spesialis machine learning, dan spesialis big data.

Profesi ini tetap dibutuhkan, bahkan permintaannya bertambah akibat penggunaan AI dalam berbagai bidang. Artinya apa, meskipun AI melakukan tugas layaknya manusia dan mengancam menggantikan peran manusia seutuhnya, industri tetap membutuhkan tenaga professional yang mampu mengoperasikan bahkan menciptakan AI itu sendiri.

Daftar profesi yang berkaitan dengan machine learning seperti data analis tentu sangat dibutuhkan. Mengingat AI melakukan pembelajaran berdasarkan data.

Selain profesi di bidang machine learning, pengembang web juga termasuk contoh profesi tidak terganti AI, bahkan jumlah permintaannya semakin bertambah. Pada dasarnya, robot AI yang kita temukan saat ini tidak terlepas dari hasil kerja keras seorang pengembang web yang bekerja sama dengan spesialis bidang ilmu lainnya.

Jadi, jangan langsung menilai AI itu buruk, ya! Ada peluang lain yang bisa Anda manfaatkan untuk mendapatkan pekerjaan di masa depan.

Itulah tadi informasi articlevoid terkait pekerjaan kecerdasan buatan tingkat pemula yang dapat menggantikan peran manusia. Semoga informasi ini bermanfaat, ya!